Cegah Konflik Horizontal, Pangkalpinang Siapkan Program Kelurahan Sadar Kedamaian

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mendorong penguatan peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam mitigasi konflik sosial. Bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil HAM) Bangka Belitung, Pemerintah Kota akan mengimplementasikan program Kelurahan Sadar Kedamaian atau dikenal dengan istilah REDAM.

Program ini menjadi salah satu poin prioritas yang dibahas Saparudin saat menerima kunjungan kerja Kanwil HAM Babel. Menurut Saparudin, REDAM didesain untuk mendeteksi dini gesekan di masyarakat agar tidak bereskalasi menjadi pelanggaran HAM berat, Selasa (21/01/26).

Baca Juga :  BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

“REDAM ini fokus pada bagaimana kelurahan mampu menangani dan meredam konflik-konflik sosial di masyarakat yang memiliki indikasi pelanggaran HAM,” jelas Saparudin.

Selain REDAM, Pangkalpinang juga tengah mematangkan pembentukan Kelurahan Sadar HAM. Berbeda dengan kelurahan biasa, wilayah yang ditunjuk dalam program ini harus memenuhi serangkaian kriteria ketat yang ditetapkan oleh Kementerian HAM. Indikatornya mencakup stabilitas keamanan, rendahnya angka kriminalitas, serta tingginya kesadaran hukum warga.

Baca Juga :  Dorong Semangat Pemuda, Kegiatan Kepemudaan Siapkan 20 Stan bagi Wirausaha Muda, Organisasi, dan Komunitas

“Kelurahan akan ditunjuk sebagai Kelurahan Sadar HAM, tentu dengan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan,” imbuhnya.

Langkah ini dinilai krusial di tengah dinamika perkotaan yang majemuk. Saparudin berharap, dengan adanya intervensi dari level kelurahan, pemenuhan hak asasi manusia tidak hanya berhenti di atas kertas regulasi, melainkan terwujud dalam kerukunan hidup warga sehari-hari.(**/ril)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru