Misteri Pembunuhan 16 Bulan Terungkap, Wanita Diduga Otak Perampokan Sadis di Mentok Dibekuk di Palembang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA BARAT, jendelapersada.com – Setelah menjadi buron selama lebih dari 16 bulan, LY (32), seorang wanita yang diduga menjadi salah satu otak di balik kasus pembunuhan berencana dan perampokan sadis di Mentok, akhirnya berhasil diringkus oleh tim gabungan Polres Bangka Barat. Tersangka ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Kasus ini bermula dari laporan hilangnya seorang warga Jamal Abdul Naser (65), pada 21 Juni 2024. Korban, yang terakhir kali pamit untuk mengunjungi sebuah kontrakan di Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, tak pernah kembali ke rumah. Mobil Toyota Calya milik korban juga raib.

“Setelah penyelidikan panjang, tim gabungan kami berhasil melacak keberadaan tersangka LY di Palembang,” ujar Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, dalam konferensi pers di Mapolres Bangka Barat, Jum’at (17/10/2025) sore. “Bekerja sama dengan Polsek Ilir Barat 1, kami berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan.”

Baca Juga :  PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Pada konferensi pers itu, polisi menghadirkan satu tersangka perempuan yakni LY, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO.

Dalam pemaparannya di hadapan awak media, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan secara rinci motif dan kronologi pembunuhan yang sempat menjadi misteri selama setahun tersebut.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Bangka Barat, kami berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban Jamal Abdul Naser. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terikat dan dibuang ke semak belukar di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan,” ungkap Kapolres di hadapan media.

Dikatakan Kapolres Pradana, dalam pemeriksaan awal, LY mengakui perbuatannya. Ia mengaku pembunuhan tersebut telah direncanakan selama lima hari bersama suaminya, TM, dan seorang rekan berinisial SR. Motif mereka adalah untuk menguasai harta benda milik korban.

Baca Juga :  BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

Sesuai rencana, LY bertugas memancing korban untuk datang ke kontrakannya. Di dalam, TM dan SR telah menunggu untuk mengeksekusi korban. Nyawa korban dihabisi dengan cara dijerat kabel charger dan ditusuk. Setelah itu, jenazah korban dibungkus dengan kasur, dimasukkan ke dalam mobil milik korban, dan dibuang di pinggir jalan dekat perkebunan pisang dalam perjalanan menuju Palembang.

Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya, TM dan SR, yang identitasnya telah dikantongi. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. amy/ima

Penulis : Suhaimi

Editor : Ima

Sumber Berita: Humas Polres Bangka Barat

Berita Terkait

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers
Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
LAZISMU Babel dan BEM Universitas Pertiba Bersama Galang Kepedulian untuk NTT dan Kalimantan
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Densus 88 AT, Perkuat Kolaborasi Dengan Kemenag Babel Cegah Radikalisme di Ruang Digital
Polisi Ringkus AB, Pria Bejat Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun
Polres Bangka Barat Proses Oknum Anggota Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Keranggan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 00:58 WIB

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Selasa, 8 September 2026 - 16:16 WIB

Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:36 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Universitas Pertiba Bersama Galang Kepedulian untuk NTT dan Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan

Berita Terbaru

Bisnis

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:58 WIB