Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, jendelapersada.com — Situasi unjuk rasa di kawasan Gedung DPRD Provinsi DIY masih memanas hingga pukul 21.30 Wib malam ini. Massa gabungan menyatakan menolak membubarkan diri dan menegaskan akan terus bertahan di lokasi hingga seluruh anggota DPRD DIY turun menemui mereka secara langsung.

Berdasarkan laporan terbaru Kepala Biro jendelapersada.com Sleman, Yogyakarta, Al Habieb Sayyidina Maulana Ali, pihak dewan sejauh ini baru mengutus dua orang perwakilan untuk menemui massa. Hal tersebut memicu kekecewaan mendalam karena dinilai belum mewakili institusi legislatif secara keseluruhan.

Akibat rasa tidak puas tersebut, ketegangan di lapangan kembali meningkat. Massa mendesak agar seluruh pimpinan dan anggota dewan mau keluar menemui mereka secara terbuka untuk mendengarkan langsung poin-poin tuntutan aksi. Dalam unjuk rasa ini, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan utama, antara lain:

Baca Juga :  Dorong Semangat Pemuda, Kegiatan Kepemudaan Siapkan 20 Stan bagi Wirausaha Muda, Organisasi, dan Komunitas

 * Evaluasi total penanggulangan Karhutla dan percepat pemulihan masyarakat terdampak.

 * Moratorium, evaluasi, dan transparansi program strategis nasional terutama MBG dan KDMP.

 * Menuntut regulasi pengadaan, tata kelola, dan transparansi BBM bersubsidi di setiap daerah di Indonesia.

 * Menuntut perbaikan pola komunikasi pemerintah, terutama komunikasi Presiden yang kerap merendahkan rakyat.

 * Restrukturisasi dan perampingan kabinet gemuk demi efisiensi birokrasi dan anggaran negara, serta penetapan Karhutla sebagai bencana nasional.

Baca Juga :  Respon Cepat BPBD Dan Damkar, Padamkan Kebakaran Lahan Di Air Itam

 * Hentikan militerisme dalam berbagai bentuk, terutama pelibatan militer di ranah sipil.

 * Tegakkan proses peradilan HAM bagi 13 peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu.

Di tengah orasinya, massa aksi terpantau masih terus memaksa untuk merangsek masuk ke dalam area Gedung DPRD DIY. Kendati demikian, barikade aparat kepolisian dengan perlengkapan pengamanan lengkap masih bertahan ketat di depan pintu masuk utama guna menghalau pergerakan massa.

Hingga berita ini ditulis, massa gabungan masih berkumpul di sekitar Gedung DPRD DIY sambil terus melontarkan desakan. Aparat keamanan tetap disiagakan secara intensif di lokasi guna mengantisipasi eskalasi massa lebih lanjut.

Berita Terkait

Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
Topeng dan Badut di Bawah Lampu Tugu Golong Gilig
Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas
Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi
Revitalisasi 214 Sekolah di Papua Telan Anggaran Lebih dari Rp 208 Miliar, Libatkan 2.821 Pekerja Lokal
Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih
BHD di DPRD Babel: Hadapi Henti Jantung, Menit Pertama Jadi Penentu
Richard Syam: Rumah Layak Huni Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Bantu Warga Hidup Lebih Layak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Topeng dan Badut di Bawah Lampu Tugu Golong Gilig

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi

Berita Terbaru

Daerah

KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:33 WIB

Peristiwa

Topeng dan Badut di Bawah Lampu Tugu Golong Gilig

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:12 WIB