Program Ayo Sekolah Kapolsek Gerunggang, Sukses Kembalikan 56 Anak Putus Sekolah ke Bangku Pendidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, Jendelapersada.com – Komitmen menghadirkan pendidikan yang merata, bagi seluruh anak terus diperkuat melalui sinergi antara Polsek Gerunggang dan Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang. Lewat Program Ayo Sekolah, sebanyak 56 anak yang sebelumnya putus sekolah kini telah didata dan diajukan untuk kembali melanjutkan pendidikan formal.

Kapolsek Gerunggang, IPTU Ivan Donny, mengatakan pihaknya telah menyerahkan data 56 calon peserta didik kepada Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang. Meski demikian, kesempatan bagi masyarakat yang masih ingin mendaftarkan anaknya tetap dibuka.

“Untuk data yang kami ajukan ke Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang sebanyak 56 orang. Meskipun data tersebut sudah kami sampaikan, masyarakat yang masih berkeinginan melanjutkan sekolah tetap masih bisa mendaftar. Saya sudah meminta petunjuk kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, dan mereka masih dapat diterima dalam program ini,” ujar Ivan.

Ia menjelaskan, penempatan peserta didik nantinya akan disesuaikan dengan hasil evaluasi dan jenjang pendidikan terakhir yang pernah ditempuh. Penilaian tersebut mengacu pada nilai rapor terakhir sebelum mereka berhenti bersekolah.

Tak hanya membantu proses pendataan, Polsek Gerunggang juga mengambil peran aktif dengan menjemput bola agar program tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Cegah Konflik Horizontal, Pangkalpinang Siapkan Program Kelurahan Sadar Kedamaian

“Ada dua kegiatan yang kami lakukan. Pertama mengantarkan anak-anak untuk mendaftar ke sekolah, dan kedua melaksanakan kegiatan antar jemput sekolah, khususnya bagi anak-anak di Kelurahan Tuatunu. Di sana akses angkutan umum tidak tersedia dan masih ada warga yang belum memiliki kendaraan pribadi. Dengan dukungan Kapolresta Pangkalpinang, kami siap melaksanakan layanan antar jemput sekolah agar anak-anak tetap bisa belajar,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang mengungkapkan bahwa penyebab anak putus sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi keluarga hingga masih adanya anak yang sejak awal belum pernah mengenyam pendidikan.

“Permasalahan putus sekolah menjadi perhatian pemerintah pusat. Yang sangat cepat merespons di lapangan adalah Polsek Gerunggang, terutama Kapolseknya. Mereka lebih dulu melakukan pendataan, mengantarkan anak-anak untuk mendaftar ke sekolah, bahkan berkomitmen mengantar dan menjemput mereka setiap hari. Ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat kami apresiasi,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana aparat kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Baik! Investor Hong Kong Masuk Babel, Lapangan Kerja Baru di 4 Sektor Siap Dibuka

Dinas Pendidikan, memastikan seluruh peserta didik yang telah terdaftar akan memperoleh fasilitas pendidikan secara gratis. Selain bebas biaya sekolah, para siswa juga akan menerima bantuan perlengkapan sekolah serta biaya personal pendidikan setelah nama mereka masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Fasilitas yang didapatkan pertama adalah bebas biaya sekolah. Setelah terdaftar di Dapodik, mereka juga akan memperoleh bantuan peralatan sekolah dan biaya personal pendidikan per siswa. Saat ini bantuan tersebut masih dalam proses pendataan karena merupakan dana hibah yang disalurkan berdasarkan by name by address. Mudah-mudahan pada akhir Agustus, awal September, atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Pangkalpinang, bantuan tersebut sudah dapat kami bagikan,” jelasnya.

Sinergi antara Polsek Gerunggang dan Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam menekan angka putus sekolah. Sekaligus membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak yang sempat kehilangan kesempatan belajar. Dengan dukungan seluruh pihak, Program Ayo Sekolah diharapkan terus berlanjut sehingga tidak ada lagi anak di Pangkalpinang yang tertinggal dan memperoleh pendidikan.

Penulis : Iky

Editor : Iky

Berita Terkait

Dorong Semangat Pemuda, Kegiatan Kepemudaan Siapkan 20 Stan bagi Wirausaha Muda, Organisasi, dan Komunitas
Dengar Keluhan Dinsos Bangka, Zuhri M. Syazali Siap Perjuangkan ke Pusat
Imam Wahyudi Kawal Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam, Desak Pelindo Bergerak
Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Calon Jemaah Haji di Masjid Agung Kubah Timah
Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD
Walikota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru Pasca Idulfitri, Terapkan WFH Bergiliran
Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove
Festival Kampung Bintang 2026: Merajut Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:44 WIB

Program Ayo Sekolah Kapolsek Gerunggang, Sukses Kembalikan 56 Anak Putus Sekolah ke Bangku Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WIB

Dorong Semangat Pemuda, Kegiatan Kepemudaan Siapkan 20 Stan bagi Wirausaha Muda, Organisasi, dan Komunitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dengar Keluhan Dinsos Bangka, Zuhri M. Syazali Siap Perjuangkan ke Pusat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:44 WIB

Imam Wahyudi Kawal Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam, Desak Pelindo Bergerak

Kamis, 30 April 2026 - 19:57 WIB

Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Calon Jemaah Haji di Masjid Agung Kubah Timah

Berita Terbaru