Pangkalpinang, Jendelapersada.com — Duka akibat bencana yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengetuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. LAZISMU Kepulauan Bangka Belitung bersama aliansi mahasiswa dari tiga perguruan tinggi bergerak menggalang dana kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara yang terdampak.
Kolaborasi tersebut melibatkan BEM Universitas Bangka Belitung (UBB), BEM Institut Citra Internasional (ICI), serta BEM Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Abdurrahman Siddiq Babel.
Aksi penggalangan dana dipusatkan di empat titik Kota Pangkalpinang, yakni Perempatan Ramayana, Perempatan Lampu Merah Semabung, Perempatan Lampu Merah Jalan Mentok, dan Perempatan Lampu Merah Kampung Keramat.
Para mahasiswa, akan turun langsung ke lapangan untuk mengetuk kepedulian masyarakat. Penggalangan dana juga dibuka secara daring sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir tetap dapat berkontribusi.
Dana yang dihimpun melalui gerakan tersebut, akan dikelola melalui LAZISMU untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Gerakan ini, menjadi bukti bahwa jarak bukan alasan untuk tidak peduli. Dari Babel, mahasiswa dan masyarakat ikut mengulurkan tangan untuk saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah.
Sedikit dari kita mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika dilakukan bersama, kepedulian itu dapat berubah menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Mari bergerak bersama. Karena di tengah bencana, kepedulian adalah bentuk kemanusiaan yang paling nyata.







