Pangkalpinang, Jendelapersada.com – Pencegahan stunting tak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan gizi. Akses air bersih dan lingkungan sehat juga menjadi bagian penting. Hal itu yang kini didorong Lazismu Kepulauan Bangka Belitung melalui pembangunan sumber air bersih di Dusun Jebu Darat, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.
Pjs. Manager Lazismu Kepulauan Bangka Belitung, Mita Pratiwi, mengatakan pengeboran sumur dan instalasi sumber air telah rampung. Saat ini, pembangunan tandon air masih dikerjakan sebelum nantinya dimanfaatkan masyarakat.
“Untuk pengeboran dan instalasi sumber air sudah selesai, dan saat ini dilanjutkan dengan pembangunan tempat penampungan air,” ujar Mita, Selasa (29/09/2026).
Program air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus upaya pencegahan stunting.
Program serupa sebelumnya telah dijalankan di Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka pada 2025 dan kini telah dimanfaatkan masyarakat.
Tak hanya air bersih, Lazismu Babel juga menjalankan program pemulihan gizi, rumah layak huni dan berbagai program sosial lainnya. Lazismu juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan, instansi, komunitas maupun masyarakat untuk memperluas manfaat program.
“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi, baik melalui CSR, infak karyawan maupun bentuk sinergi lainnya,” kata Mita.
Masyarakat Bangka Belitung maupun daerah lainnya, dapat ikut mengambil bagian dengan menyalurkan zakat dan infak melalui Lazismu Kepulauan Bangka Belitung. Dana yang dihimpun digunakan untuk mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan.
SALURKAN ZAKAT & INFAK:
Bank Sumsel Babel Syariah : 8080-90-03515. A.n. Lazismu Bangka Belitung
Bank Muamalat : 37-1005-4520 A.n. Lazismu Bangka Belitung
Konfirmasi ke : 0822-6924-8224
Kantor Lazismu Kepulauan Bangka Belitung:
Jl. KH. Hasan Basri Sulaiman, Batin Tikal, Taman Sari, Kota Pangkalpinang.
Mari bersama menebar manfaat. Zakat dan infak yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan air bersih, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat.









