Peringati Maulid Nabi, Wali Kota Pangkalpinang Resmikan Festival Nganggung 1000 Dulang di Tua Tunu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkal Pinang, Jendelapersada.com – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, secara resmi membuka kegiatan Festival Nganggung 1000 Sedulang di halaman Masjid Raya Tua Tunu, Kecamatan Taman Sari, Selasa (25/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Selain tradisi nganggung, acara ini turut dirangkaikan dengan parade kirab remaja, parade telur seroja, serta peresmian Kampung Zakat dan Kampung Sedekah Baznas Kelurahan Tua Tunu.

Peresmian tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan Asisten I Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pangkalpinang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para tokoh agama dan tokoh adat setempat.

Baca Juga :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97: Walikota Pangkalpinang Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kewaspadaan di Era Globalisasi

Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menyampaikan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan elemen masyarakat adat.

“Festival Nganggung 1000 Sedulang ini merupakan tema yang dipilih oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama dengan Lembaga Adat Melayu Kelurahan Tua Tunu,” ujar Saparudin.

Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kesehatan dan rahmat dari Allah SWT, sehingga seluruh elemen masyarakat dapat berkumpul di halaman masjid tanpa adanya sekat pembeda status sosial. Menurutnya, festival ini menjadi ruang interaksi komunal yang sangat bernilai.

“Walaupun berbeda latar dan status, itu bukanlah hal penting bagi kita semua. Tujuan kita di sini adalah duduk, ngobrol, bergandeng, bersimpuh bersama-sama, serta saling menyapa dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan,” tegasnya.

Baca Juga :  OBITUARI: Selamat Jalan Suhaimi, Insan Pers yang Menapaki Panjangnya Jalan Jurnalistik

Saparudin menilai, silaturahmi yang terjalin erat melalui tradisi budaya mampu mendorong masyarakat untuk terus bergotong-royong dan bahu-membahu dalam hal kebaikan.

Ke depan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap Festival Nganggung tidak hanya berhenti sebagai ritual keagamaan dan pelestarian budaya semata, melainkan dapat dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dikembangkan agar ukhuwah dan kebersamaan dengan jiwa gotong royong terus terjalin. Kami juga berharap festival ini memberikan manfaat luas dan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan pariwisata Kota Pangkalpinang ke depan,” pungkasnya. (rz)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru