PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Kitab Tafsir Al-Jailani karya Sulthanul Auliya Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani menjadi materi utama dalam program Gerakan Subuh Berjamaah Berkah di Kubah Timah yang digelar Pemerintah Kota Pangkalpinang di Masjid Kubah Timah, Jumat (6/11/2026).
Kajian tersebut menghadirkan K.H. Muhammad Danial Nafis, Khadim Zawiyah Arraudah, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan program rutin bulanan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keagamaan, keimanan, dan akhlak umat Islam.
Walikota Pangkalpinang Prof. Drs. Saparudin, M.T., Ph.D. bersama Wakil Walikota Dessy Ayutrisna, S.E., M.M. turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Kubah Timah tersebut.
Dalam kajiannya, K.H. Muhammad Danial Nafis membahas pentingnya memahami esensi Basmalah dan Hamdalah dalam kehidupan seorang Muslim.
Dalam kajiannya, K.H. Muhammad Danial Nafis membahas pentingnya memahami esensi Basmalah dan Hamdalah dalam kehidupan seorang muslim.
Ia mengingatkan bahwa lafadz Bismillahirrahmanirrahim tidak cukup hanya diucapkan sebagai rutinitas, tetapi harus disertai kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa menyertai setiap aktivitas manusia.
Menurutnya, mengawali pekerjaan dengan Basmalah merupakan bentuk pengakuan seorang hamba terhadap kekuasaan Allah SWT. Dengan demikian, setiap aktivitas diharapkan memiliki nilai ibadah dan berbuah rida-Nya.
Ia juga menjelaskan makna Alhamdulillah sebagai pengakuan bahwa segala puji hanya milik Allah SWT yang menciptakan sekaligus memelihara alam semesta.
Mengutip pemikiran Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, K.H. Muhammad Danial Nafis menyampaikan bahwa keberadaan seluruh makhluk dan alam raya tidak terlepas dari pemeliharaan serta pengaturan Allah SWT. (ro)






