SLEMAN, jendelapersada.com — Sebanyak 25 Sekolah Sepakbola (SSB) di Kabupaten Sleman resmi berlaga dalam Liga Anak Sleman Tahun 2026.
Kompetisi untuk kelompok usia U-10 dan U-12 ini telah dimulai sejak Sabtu, 17 Oktober 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027 menggunakan format setengah kompetisi.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi membuka liga di Lapangan Ahmad Zaeni, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta, Minggu sore (18/10/2026).
Harda mengatakan, pembinaan olahraga sejak usia dini merupakan langkah penting untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki semangat berkompetisi secara positif.
Menurut dia, Liga Anak Sleman tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi anak-anak untuk menerapkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta menghargai lawan.
“Saya berharap Liga Anak Sleman Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk mendorong lahirnya bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Sleman khususnya sepakbola,” ujar Harda, dilansir dari slemankab.go.id.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Askab PSSI Sleman, jajaran sponsor, dan masyarakat pecinta sepak bola yang mendukung pembinaan sepak bola usia dini.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sleman Deny Ardianta mengatakan, Liga Anak Sleman menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan yang sehat untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas dan mendukung regenerasi sepak bola di Sleman.
Pada seremoni pembukaan, sejumlah penggawa PSS Sleman, yakni Frederic Injai, Moussa Bagayoka, dan Stefan Ashkovski, turut hadir menyapa anak-anak di Lapangan Ahmad Zaeni. (*/bib)









