Pangkal Pinang,jendelapersada.com – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menekankan peran strategis organisasi wanita sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda dan penguatan lingkungan sosial. Hal ini disampaikannya saat melantik Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pangkalpinang periode 2026–2030 di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini turut disaksikan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna.
Dalam sambutannya, Prof. Saparudin menilai GOW memiliki kapasitas besar sebagai wadah yang menyatukan berbagai organisasi wanita untuk menghadirkan kegiatan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak, remaja, dan generasi muda.

“Kami mengapresiasi dan mendukung upaya GOW. Harapannya organisasi ini dapat menjadi wadah untuk mengkoordinasikan organisasi-organisasi wanita di Pangkalpinang sehingga melahirkan kegiatan yang bermanfaat, baik bagi organisasi itu sendiri maupun bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia mendorong kepengurusan baru untuk merancang program yang membangun karakter generasi muda melalui beragam aktivitas yang positif dan produktif. “Kami harap organisasi ini dapat menampilkan dan melaksanakan kegiatan positif bagi anak-anak dan generasi muda. Diberikan kegiatan yang membangun, baik itu seni, olahraga, edukasi, sosial, maupun kegiatan lainnya yang berdampak baik,” katanya.
Prof. Saparudin juga menyatakan keyakinannya akan kekuatan peran perempuan dalam mendorong kemajuan sosial. Menurutnya, partisipasi aktif organisasi wanita akan memberikan dampak luas hingga ke tingkat keluarga dan komunitas.
“Kalau ibu-ibu sudah bergerak, saya yakin Pangkalpinang akan semakin maju dan semarak, terutama dalam membina anak-anak kita. GOW menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan prinsip sehingga mampu berperan nyata dalam pembangunan kota. Sekecil apa pun yang diberikan, pasti bermanfaat,” tegasnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Wali Kota juga berpesan agar GOW turut aktif menyebarluaskan edukasi literasi digital kepada masyarakat. “Sebarluaskan kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan media sosial dan komunikasi digital. Apa pun yang kita sampaikan memiliki jejak digital dan akan terekam,” pesannya. (ira/dedy)







