PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Pemerintah Kota Pangkalpinang bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir rob. Hingga Rabu (17/12/2025), total bantuan yang telah didistribusikan ke berbagai titik terdampak di Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung tersebut tercatat hampir menyentuh angka 1.000 paket.
Sebanyak 183 paket bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, kepada warga di Kelurahan Pasir Putih pada Rabu.
Bantuan ini merupakan bagian dari stok penyangga (buffer stock) logistik Kemensos yang disiagakan untuk penanganan darurat bencana.
Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Barka, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari stok logistik Kementerian Sosial yang didistribusikan melalui jalur koordinasi pemerintah provinsi.
”Bantuan ini bersifat insidentil untuk merespons dampak banjir rob yang tahun ini meluas akibat cuaca ekstrem. Secara keseluruhan, akumulasi bantuan yang kami salurkan untuk seluruh kelurahan terdampak di Pangkalpinang sudah hampir mencapai seribu paket,” ujar Barka saat mendampingi penyerahan bantuan.
Barka juga menambahkan bahwa pihaknya terus memantau ketersediaan logistik di gudang. Jika eskalasi dampak bencana meningkat, Dinsos Pangkalpinang akan segera mengajukan permohonan tambahan kuota bantuan ke pusat.
”Jika stok mulai menipis, kami segera berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk penambahan logistik agar kebutuhan dasar warga tetap terjamin,” tegasnya.
Guna memastikan kebutuhan mendasar pengungsi dan warga terdampak terpenuhi, paket bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai item kebutuhan pokok, antara lain kasur, selimut, paakaian bayi dan perlengkapan lansia, makanan siap saji, makanan khusus bayi hingga perlengkapan mandi (family kit).
Di sisi lain, Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengapresiasi dukungan logistik dari pusat dan menekankan pentingnya langkah antisipatif. Selain bantuan fisik, Pemkot Pangkalpinang tengah melobi Kementerian Pekerjaan Umum untuk pembangunan bendung karet sebagai solusi permanen penahan air laut. (ril/rz)









