Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,jendelapersada.com – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, menyoroti kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga kini realisasi fisik dan keuangannya belum mencapai target. Hal tersebut ditegaskannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kinerja Fisik dan Keuangan APBD bulanan di Aula Bappeda Kota Pangkalpinang, Rabu (15/04/2026).

Dalam rapat tersebut, Prof. Saparudin yang didampingi Wakil Wali Kota Desy Ayutrisna dan Sekretaris Daerah Mie Go, mengungkapkan bahwa evaluasi kinerja pada bulan April ini sekaligus menjadi ajang penyesuaian untuk laporan triwulan pertama tahun anggaran 2026.

Baca Juga :  DPRD Pangkalpinang Kembalikan Raperda Iptek, akan Dijadikan Peraturan Wali Kota

“Pada tiga bulan pertama ada beberapa kendala, seperti hari libur dan bulan puasa, serta pelaporan administrasi yang belum lengkap,” ujar Saparudin di hadapan seluruh kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Pangkalpinang.

Guna mengejar ketertinggalan target tersebut, Wali Kota menginstruksikan Badan Keuangan Daerah (Bakuda) untuk memperketat proses administrasi penagihan. Ia meminta agar setiap proses dilengkapi dengan bukti pendukung yang kuat untuk menjamin akuntabilitas dan kelancaran pelayanan publik.

Selain menyoroti internal birokrasi, Prof. Saparudin memberikan jaminan mengenai kebijakan ekonomi daerah. Ia memastikan Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak akan menaikkan tarif dasar guna menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota dan Gubernur Babel Resmikan Program Pupuk Warga Binaan di Lapas Tua Tunu

“Yang kita dorong adalah optimalisasi, bukan membebani masyarakat. Kami meminta masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu guna meningkatkan pendapatan asli daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar seluruh jajaran OPD terus melakukan evaluasi mandiri, terutama dalam sektor pelayanan publik. Saparudin menuntut adanya keterbukaan informasi untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pelayanan harus inklusif, dan masyarakat juga perlu dilibatkan dalam pembangunan daerah,” tutupnya (dedy)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru