Pemkot Pangkalpinang Akselerasi Bedah Rumah, Targetkan 602 Unit di 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,jendelapersada.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang mempercepat realisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026. Meski terkendala ketiadaan transfer dana pusat pada tahun ini, pemkot berhasil meningkatkan alokasi bantuan hingga lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Dalam Rapat Konsolidasi Usulan BSPS TA 2026 di Ruang Pertemuan Bapperida Pangkalpinang, Jumat (30/01/26), terungkap bahwa jumlah usulan rumah tidak layak huni  yang diajukan meningkat dari 460 unit menjadi 602 unit. Kenaikan ini terjadi setelah dilakukan verifikasi faktual melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pangkalpinang, M. Bellly Jawari, memaparkan bahwa dari total usulan tersebut, sebanyak 249 unit dinyatakan masuk kategori desil 1–4 (masyarakat berpenghasilan rendah).

Baca Juga :  Pangkalpinang Optimalisasi Layanan Kesehatan Lewat Sinergi Pemkot-BPJS-BSB

“Pada tahap pertama, sebanyak 131 unit telah terverifikasi dan mendapatkan alokasi. Kami masih memiliki sisa kuota 169 unit dari total alokasi 300 unit tahap I yang harus segera dipenuhi kriterianya agar eligible,” ujar Bellly.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyatakan bahwa capaian tahun ini merupakan hasil kerja keras lintas sektor di tengah keterbatasan fiskal dan administratif. Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi sejak akhir tahun lalu, mulai dari penyusunan RPJMD hingga nihilnya transfer dana pusat untuk sektor tertentu tahun ini.

“Namun kita tetap bergerak dengan melakukan audiensi langsung ke kementerian. Hasilnya, tahap pertama saja sudah 131 unit. Ini lompatan besar dibandingkan tahun 2025 yang hanya di kisaran 50 unit,” kata Saparudin.

Baca Juga :  Kominfotik Lampung Dorong Kolaborasi Positif Pemerintah dan Pewarta Warga

Ia menekankan pentingnya peran lurah dalam memvalidasi data lapangan. Sesuai regulasi terbaru, intervensi BSPS mensyaratkan minimal 10 unit rumah per kelurahan agar program dapat dijalankan secara kolektif melalui pembentukan kelompok penerima bantuan.

Selain fokus pada BSPS, Pemkot Pangkalpinang tengah menjajaki usulan pembangunan rumah susun kepada pemerintah pusat sebagai solusi hunian di kawasan perkotaan yang padat. Saparudin menargetkan masalah RTLH di Pangkalpinang dapat tuntas dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kita tidak ingin bekerja di saat-saat terakhir. Bulan Agustus nanti, kita sudah harus mulai mengejar usulan untuk tahun 2027 agar ritme pembangunan tetap terjaga dan dampak nyata segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ril/rz)

Berita Terkait

Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD
Walikota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru Pasca Idulfitri, Terapkan WFH Bergiliran
Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove
Festival Kampung Bintang 2026: Merajut Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram
Lepas Arus Balik 2026, Wako Pangkalpinang Antar Pemudik Babel Gunakan KRI Semarang-594
Wali Kota Saparudin Lantik 40 PNS Baru: Tanamkan Integritas, Pelayanan Hati, dan Adaptasi Teknologi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:40 WIB

Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD

Selasa, 7 April 2026 - 09:36 WIB

Walikota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru Pasca Idulfitri, Terapkan WFH Bergiliran

Sabtu, 4 April 2026 - 19:40 WIB

Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove

Sabtu, 4 April 2026 - 16:50 WIB

Festival Kampung Bintang 2026: Merajut Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:33 WIB

Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram

Berita Terbaru