Sejajar Jakarta dan Yogyakarta, Pangkalpinang Raih Predikat Daerah Tertib Ukur 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Kota Pangkalpinang kembali menorehkan prestasi nasional. Kementerian Perdagangan RI resmi menetapkan Pangkalpinang sebagai Daerah Tertib Ukur 2025, bersama kota-kota besar seperti DKI Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Depok, dan Bogor.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Penganugerahan Perlindungan Konsumen Tahun 2025 di Auditorium Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Kepala Disperindagkop Pangkalpinang, Andika, hadir mewakili Pemerintah Kota menerima penghargaan yang langsung diserahkan Menteri Perdagangan RI.

Baca Juga :  Cegah Konflik Horizontal, Pangkalpinang Siapkan Program Kelurahan Sadar Kedamaian

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag RI mencatat Pangkalpinang sebagai satu dari 17 daerah yang lolos verifikasi dan memenuhi standar ketertiban alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP).

Andika mengatakan, ini merupakan penghargaan ketiga yang diraih Pemkot Pangkalpinang sejak proses verifikasi yang berlangsung Januari hingga Agustus 2025. Ia berharap capaian itu menjadi pemacu peningkatan layanan metrologi di masa mendatang.

Baca Juga :  Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Calon Jemaah Haji di Masjid Agung Kubah Timah

Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyebut penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pangkalpinang terus memperkuat pengawasan niaga dan perlindungan konsumen.

“Kami berkomitmen memberikan standar pelayanan perdagangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, kata walikota, Pangkalpinang diharapkan semakin memperkuat ekosistem perdagangan yang sehat serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan kebijakan pemerintah daerah dalam sektor perdagangan. (rz)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru