PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung intensif sepanjang pekan, mulai 11 hingga 18 November 2025.
Stasiun Meteorologi Depati Amir merilis sejumlah kabupaten dan kota menghadapi potensi hujan sedang hingga ekstrem yang dapat menimbulkan bencana banjir. Berdasarkan prospek cuaca jangka menengah, periode puncak curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi pada pertengahan hingga akhir pekan ini.
Kabupaten Bangka, Pangkalpinang, dan Bangka Selatan diperkirakan mengalami hujan ekstrem pada 15–16 November 2025. Sementara itu, Bangka Tengah berpotensi menghadapi periode hujan paling panjang dengan intensitas lebat hingga sangat lebat mulai 14 hingga 18 November 2025.
Selain ancaman hujan ekstrem di akhir pekan, BMKG juga merinci potensi kerawanan banjir harian yang terus bergeser antarwilayah. Pada Selasa (11/11/2025), hujan sedang disertai petir diprakirakan terjadi di Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Pangkalpinang pada malam hari. Indeks resiko banjir tinggi hari ini berfokus di Bangka Tengah dan Bangka Selatan.
Potensi resiko tinggi bergeser pada Rabu (12/11/2025), dengan hujan sedang merata di malam hari. Kabupaten Bangka Barat dan Belitung Timur masuk dalam kategori resiko banjir tinggi. Selanjutnya, Kamis (13/11/2025), indeks resiko banjir tinggi diperkirakan bergeser ke Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah, seiring potensi hujan sedang disertai petir di Bangka Selatan pada malam hari.
BMKG menegaskan bahwa seluruh potensi hujan sedang hingga ekstrem ini dapat disertai petir dan angin kencang. Masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memantau informasi resmi BMKG, serta melakukan langkah mitigasi mandiri guna meminimalkan dampak bencana. */ima
Sumber: BMKG









