PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Kodim 0413 Bangka menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mempercepat implementasi program strategis Presiden Prabowo Subianto di tingkat daerah. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bertajuk Sinergitas TNI AD dengan Lembaga Kementerian dan Lembaga Non Kementerian (LK/LPNK) dalam Menyukseskan Program Asta Cita Pemerintah RI, yang digelar di Makodim, Rabu (26/11/2025).
Dandim 0413 Bangka, Kolonel Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo SIP MHI, menyampaikan bahwa forum Komsos menjadi ruang penting untuk membahas isu-isu aktual daerah bersama kepala daerah dan unsur Forkopimda. Menurutnya, stabilitas wilayah hanya dapat dijaga apabila seluruh sektor bergerak selaras, terutama dalam menghadapi isu kesehatan, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang.
“Dengan forum seperti ini, isu-isu yang muncul di daerah bisa kita bahas bersama. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas wilayah dan memastikan masyarakat mendapat perhatian, terutama dalam isu kesehatan yang terus bergerak dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Ikhsan menegaskan, sejumlah poin strategis yang dibahas selaras dengan program unggulan Presiden Prabowo melalui Asta Cita, seperti ketahanan pangan, penguatan koperasi desa, terutama Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Makanan Bergizi Gratis untuk anak.
“Secara singkat tadi kami juga menyampaikan program-program yang dilaksanakan Kodim sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat. Mulai dari ketahanan pangan, pembangunan sumur bor di wilayah kekurangan air, hingga kegiatan penghijauan seperti penanaman mangrove dan pemulihan lahan bekas tambang,” jelasnya.

Terkait penguatan ekonomi desa, Ikhsan menekankan bahwa TNI tidak bekerja sendiri. Ia menuturkan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk memastikan desa menyiapkan lahan strategis guna pengembangan koperasi yang berorientasi pada peningkatan pendapatan warga.
“Desa harus siapkan lahan yang strategis, luasnya mencukupi dan statusnya jelas. Ini penting karena secara bisnis menguntungkan desa dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” tegasnya.
Ia berharap, melalui program koperasi dan ketahanan pangan tersebut, dapat tumbuh kegiatan padat karya yang melibatkan masyarakat lokal secara langsung. Selain memberi ruang gotong royong, kegiatan ini juga memberi insentif bagi warga yang terlibat.
“Potensi wilayah seperti batu dan pasir juga bisa diserap sehingga kita maju bersama melalui Koperasi Desa Merah Putih,” tambah Ikhsan. (*/rz)









