Presiden Prabowo Rayakan Hari Guru Nasional 2025 Bersama 9 Ribu Guru di Indonesia Arena

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jendelapersada.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Sebanyak 9 ribu guru dari seluruh Indonesia memenuhi arena untuk merayakan momen bersejarah bersama kepala negara.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dan hal itu hanya dapat diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Ia menekankan komitmen pemerintah menjadikan pendidikan sebagai sektor prioritas pembangunan nasional.

“Anggaran yang demikian besar kita harus pastikan sampai benar-benar ke ujung sasaran kita, yaitu para guru, para siswa, dan sekolah-sekolah. Semua yang dibutuhkan untuk kualitas pendidikan yang terbaik,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menggarisbawahi langkah besar pemerintah dalam revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, termasuk pengiriman layar interaktif ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Revitalisasi 214 Sekolah di Papua Telan Anggaran Lebih dari Rp 208 Miliar, Libatkan 2.821 Pekerja Lokal

“Dipastikan setiap sekolah, setiap ruang kelas, tidak boleh ada satu desa pun yang tertinggal,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi khusus kepada para guru yang disebutnya sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

“Hari Guru Nasional ini adalah kesempatan saya mengucapkan terima kasih atas nama bangsa dan rakyat Indonesia kepada semua guru yang ada di Indonesia,” kata Presiden.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melaporkan capaian besar sektor pendidikan sepanjang 2025 yang sejalan dengan kebijakan Presiden melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Ia menegaskan bahwa berbagai program peningkatan kesejahteraan guru yang disampaikan Presiden pada 2024 telah berjalan efektif.

Program tersebut meliputi tunjangan guru non ASN menjadi Rp 2 juta, penyaluran Tunjangan ASN Daerah kepada 1.917.420 guru, pemenuhan kualifikasi pendidikan S-1/D-4 bagi 12.500 guru melalui RPL dengan bantuan pendidikan Rp 3 juta per semester, serta pelaksanaan PPG tertentu bagi 808.570 guru.

Baca Juga :  PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

“Tahun 2026, kami menargetkan 150 ribu guru mengikuti program RPL dengan dukungan pendidikan Rp 3 juta per semester. Artinya, dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, sekitar 162.500 guru akan memperoleh gelar S-1/D-4,” jelas Abdul Mu’ti.

Selain meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan coding, kecerdasan buatan, kepemimpinan kepala sekolah, dan bahasa Inggris, Kemendikdasmen juga telah merevitalisasi 16.175 satuan pendidikan dan mendigitalisasi pembelajaran di 288.865 sekolah.

Sebagai bagian dari rangkaian HGN 2025, Kemendikdasmen turut memberikan Penghargaan GTK 2025 melalui Apresiasi dan Anugerah Guru Indonesia kepada guru dan tenaga kependidikan yang dinilai transformatif, berdedikasi, dan menjadi teladan di komunitas belajar. (*/ima)

Sumber: Kemendikdasmen

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas
Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung
Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi
Revitalisasi 214 Sekolah di Papua Telan Anggaran Lebih dari Rp 208 Miliar, Libatkan 2.821 Pekerja Lokal
Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih
Richard Syam: Rumah Layak Huni Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Bantu Warga Hidup Lebih Layak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi

Berita Terbaru