Bangka, jendelapersada.com — Anggota DPRD Kabupaten Bangka Komisi I, Marianto, S.Sos,. M.AP, menegaskan kegiatan reses merupakan momentum penting untuk mempertemukan tugas DPRD dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam reses tahun ketiga masa sidang 2026 pada 16 dan 23 Agustus, Marianto menyerap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya menyangkut infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Ia menyebutkan reses sebagai “Ibadah, Tugas dan Bersama”. Menurutnya, kebersamaan dengan masyarakat dapat melahirkan gagasan pembangunan yang terprogram, terukur dan terstruktur.
Marianto, juga memberikan perhatian terhadap pendidikan usia dini, khususnya keberadaan guru TK/TPA. Ia mendorong agar insentif guru tersebut dapat kembali ditingkatkan pada 2027.
Di sisi lain, persoalan tambahan penghasilan guru nonsertifikasi yang berasal dari APBN terus dikoordinasikan agar dapat segera direalisasikan.
Program Bangka Cerdas, juga disebut berpotensi membantu guru PAUD yang belum menyelesaikan pendidikan S1 melalui skema beasiswa.
“Kalau tidak ada masukan atau aspirasi dari masyarakat, berarti kita zonk pembangunan,” ujar Marianto.
Ia memastikan, aspirasi yang diterima dalam reses akan menjadi bahan perjuangan dalam mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Penulis : Reka Relita
Editor : Iky
Sumber Berita: Liputan reses Anggota DPRD Bangka, Marianto







