Pemkot Pangkalpinang Bakal Evaluasi Manajemen RSUD Depati Hamzah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKAL PINANG, jendelapersada.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen pelayanan dan disiplin pegawai RSUD Depati Hamzah. Komitmen ini disampaikan Walikota Saparudin (Udin) dan Wawako Dessy Ayutrisna usai sidak di rumah sakit tersebut, Selasa (28/10/2025).

“Kedatangan saya dengan Ibu Wawako ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik dan optimal. Pelayanan publik harus hadir sepenuh hati untuk masyarakat,” ujar Walikota Saparudin.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program 100 hari kerja untuk memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar. Tujuan utama sidak adalah untuk mengevaluasi secara langsung kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih

Dalam sidak itu, selain menemukan kondisi ruangan yang sepi pegawai, Walikota dan Wawako juga meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung aspirasi dari para tenaga kesehatan (nakes).

Diskusi tersebut menyangkut kendala di lapangan dan berbagai sistem pelayanan yang dirasa perlu segera dibenahi untuk meningkatkan efektivitas kerja.

Baca Juga :  Dinilai Serius Tangani HIV, TB, dan Malaria, Pemkot Pangkalpinang Raih Penghargaan Adinkes

Wakil Walikota, Dessy Ayutrisna, menegaskan pemantauan ketat akan dilakukan untuk memastikan adanya perbaikan.

“Kita akan terus memantau perbaikan manajemen pelayanan dan disiplin pegawai. Kita ingin rumah sakit ini jadi contoh profesionalisme pelayanan,” ungkap Dessy Ayutrisna.

Sidak ini menjadi momentum bagi Pemkot Pangkalpinang untuk memperkuat komitmen pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan berintegritas, langsung dari masukan para pelaksana di lapangan. (*/is)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih
BHD di DPRD Babel: Hadapi Henti Jantung, Menit Pertama Jadi Penentu
Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Cakupan Kesehatan Capai 99,86 Persen, Pemkot Pangkalpinang Raih UHC Award 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 29 September 2026 - 20:26 WIB

Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WIB

BHD di DPRD Babel: Hadapi Henti Jantung, Menit Pertama Jadi Penentu

Kamis, 24 September 2026 - 01:14 WIB

Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji

Berita Terbaru