Revitalisasi 214 Sekolah di Papua Telan Anggaran Lebih dari Rp 208 Miliar, Libatkan 2.821 Pekerja Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, jendelapersada.com — Sebanyak 214 satuan pendidikan di Provinsi Papua telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026 dengan total anggaran lebih dari Rp208 miliar.

Rilis resmi Kemendikdasmen mencatat hingga Oktober 2026, sebanyak 36 satuan pendidikan telah menyelesaikan pembangunan dengan progres 100 persen. Sekolah yang telah merampungkan pembangunan tersebut terdiri atas 13 pendidikan anak usia dini (PAUD) dan 23 sekolah menengah pertama (SMP).

Program revitalisasi itu juga melibatkan 2.821 pekerja lokal dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai satuan pendidikan di Provinsi Papua.

Baca Juga :  Densus 88 AT, Perkuat Kolaborasi Dengan Kemenag Babel Cegah Radikalisme di Ruang Digital

Di Kota Jayapura, program tersebut menjangkau 535 pekerja lokal. Sebanyak 47 satuan pendidikan di kota itu telah melakukan PKS revitalisasi dengan total anggaran lebih dari Rp 41 miliar. Dari jumlah tersebut, delapan sekolah telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen, terdiri atas lima PAUD dan tiga SMP.

Keterlibatan pekerja lokal juga terlihat dalam pembangunan SMAN 2 Jayapura. Pelaksana Tugas Kepala SMAN 2 Jayapura, Lea Ansanay, mengatakan pelaksanaan pembangunan dengan skema swakelola melibatkan banyak pekerja, yang sebagian besar merupakan putra asli Papua.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih

Ia menyebut seorang pekerja penyandang disabilitas tunawicara juga ikut berkontribusi dalam pembangunan sekolah tersebut.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, revitalisasi sekolah di Jayapura berjalan dengan baik dan sejumlah satuan pendidikan telah menyelesaikan pembangunan.

Kemendikdasmen menyebut perbaikan sarana dan prasarana tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan pendidikan serta mendukung kegiatan belajar mengajar bagi murid di Papua. (*/ima)

Berita Terkait

Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas
Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung
Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi
Menteri Abdul Mu’ti Harap Revitalisasi Sekolah di Papua Tingkatkan Semangat Belajar
Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih
Richard Syam: Rumah Layak Huni Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Bantu Warga Hidup Lebih Layak
Imam Wahyudi Sambangi Thoriq, Bocah 11 Tahun yang Hafal 30 Juz Alquran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Kericuhan Pecah di DPRD DIY, Sejumlah Orang Diamankan Petugas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Aksi Unjuk Rasa Memanas di DPRD DIY: Massa Kecewa Hanya Ditemui Dua Anggota Dewan dan Terus Paksa Masuk Gedung

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Jogja Berlangsung Hingga Malam, Massa Bakar Kardus di Depan Barikade Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Revitalisasi 214 Sekolah di Papua Telan Anggaran Lebih dari Rp 208 Miliar, Libatkan 2.821 Pekerja Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Menteri Abdul Mu’ti Harap Revitalisasi Sekolah di Papua Tingkatkan Semangat Belajar

Berita Terbaru

Daerah

KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:33 WIB

Peristiwa

Topeng dan Badut di Bawah Lampu Tugu Golong Gilig

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:12 WIB