Waspada! Produksi Padi Babel Diperkirakan Anjlok 18,73% di Tahun 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menghadapi tantangan serius di sektor pangan. Berdasarkan data Angka Sementara (ASEM) 2025, produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) di Babel diperkirakan anjlok 18,73 persen dibandingkan tahun 2024.

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toto H. Silitonga, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Senin (3/11/2025), mengungkapkan bahwa potensi kehilangan produksi GKG mencapai 14.512 ton.

“Total produksi padi Babel pada tahun 2025 diperkirakan hanya mencapai 62.978 ton GKG, turun signifikan dari 77.490 ton GKG yang tercatat pada tahun 2024. Penurunan ini didorong oleh berkurangnya luas lahan panen,” jelas Toto H. Silitonga.

Baca Juga :  Wali Kota dan Wawali Pangkalpinang Turun Langsung Gotong Royong Bersihkan Selokan di Program KOLAK BEKO

BPS merinci, luas panen padi pada 2025 diperkirakan sekitar 16.367 hektare, menurun sebesar 1.836 hektare atau 10,09 persen dari luas panen tahun sebelumnya.

Dampak langsung dari penurunan produksi GKG adalah berkurangnya ketersediaan beras untuk konsumsi. Produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk Babel pada 2025 diperkirakan menurun 8.602 ton, atau sebesar 18,73 persen, menjadi 37.329 ton beras dari 45.931 ton beras pada 2024.

Baca Juga :  Selesaikan Sengketa Lahan Lepar, Gubernur Hidayat Dorong Pengukuran Ulang HGU PT SNS

Kondisi ini perlu diwaspadai secara serius oleh pemerintah daerah untuk menjamin ketahanan pangan, terutama mengingat Babel juga mencatatkan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga komoditas pangan seperti daging ayam ras dan cabai merah. */ima

Sumber : BPS

Berita Terkait

Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD
Walikota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru Pasca Idulfitri, Terapkan WFH Bergiliran
Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove
Festival Kampung Bintang 2026: Merajut Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram
Lepas Arus Balik 2026, Wako Pangkalpinang Antar Pemudik Babel Gunakan KRI Semarang-594
Wali Kota Saparudin Lantik 40 PNS Baru: Tanamkan Integritas, Pelayanan Hati, dan Adaptasi Teknologi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:40 WIB

Sejumlah OPD Belum Capai Target, Wali Kota Pangkalpinang Instruksikan Percepatan Realisasi APBD

Selasa, 7 April 2026 - 09:36 WIB

Walikota Pangkalpinang Minta ASN Bawa Semangat Baru Pasca Idulfitri, Terapkan WFH Bergiliran

Sabtu, 4 April 2026 - 19:40 WIB

Jaga Ekosistem Pesisir, Wali Kota Pangkalpinang dan Perkumpulan Kiok Bangka Tanam Mangrove

Sabtu, 4 April 2026 - 16:50 WIB

Festival Kampung Bintang 2026: Merajut Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:33 WIB

Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram

Berita Terbaru