Buka Rakor Pendidikan, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Minta Kepsek Lapor Langsung jika Sarana Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,jendelapersada.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana Tahun 2026 di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (26/01/26).

Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri oleh 123 kepala sekolah, terdiri dari 91 Kepala SD dan 32 Kepala SMP, baik dari satuan pendidikan negeri maupun swasta se-Kota Pangkalpinang.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang membuka acara tersebut, menyampaikan pesan tegas dari Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin. Ia menyoroti pentingnya revitalisasi serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siswa. Sekolah itu seyogyanya rumah kedua bagi anak-anak kita,” ujar Dessy dalam sambutannya.

Perempuan yang akrab disapa Cece Dessy ini mengungkapkan, pihaknya masih kerap menerima laporan masyarakat terkait kondisi fasilitas sekolah yang memprihatinkan. Ia meminta para kepala sekolah untuk aktif melaporkan kondisi tersebut ke dinas terkait.

Baca Juga :  Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities

Dessy menyadari keterbatasan anggaran daerah membuat tidak semua perbaikan bisa dilakukan seketika, namun ia menekankan pentingnya respons pemerintah.

“Saya selalu melakukan tabayun jika ada laporan dari warga. Tidak semua bisa langsung diakomodasi karena keterbatasan anggaran, tapi minimal harus ada respons,” katanya.

Ia bahkan membuka jalur komunikasi langsung (bypas) bagi para kepala sekolah jika laporan mereka tersumbat atau tidak mendapat tindak lanjut yang memadai.

“Bapak dan Ibu bisa melaporkan kepada saya atau Bapak Wali Kota. Kami sangat konsen terhadap pendidikan, tidak hanya pembelajaran, tapi juga sarana, manajemen, dan SDM,” tegas Dessy.

Selain infrastruktur, Dessy juga menekankan isu perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia meminta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) benar-benar diawasi agar ramah anak.

IPM Pangkalpinang Tertinggi se-Babel

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy, menjelaskan bahwa rakor ini membahas lima isu strategis, mulai dari persiapan audit BPK, peran kepala sekolah sebagai change leader, hingga dukungan terhadap visi Smart City Pangkalpinang 2030.

Baca Juga :  Relief Borobudur Jadi Referensi Utama Pengembangan Wisata Kebugaran Indonesia

Erwandy juga mengapresiasi kinerja seluruh satuan pendidikan yang dinilai berhasil mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pangkalpinang.

“IPM Pangkalpinang tahun 2025 mencapai 81,64, tertinggi se-Babel dan berada di atas rata-rata nasional,” ungkap Erwandy.

Ia merinci, Harapan Lama Sekolah di Pangkalpinang kini mencapai 13,50 tahun, yang berarti anak usia tujuh tahun berpeluang mengenyam pendidikan hingga semester empat perguruan tinggi. Sedangkan Rata-rata Lama Sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas mencapai 10,90 tahun atau setara kelas dua SMA.

“Angka-angka ini adalah hasil kontribusi nyata seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta. Pemerataan pendidikan adalah kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mutu semua sekolah harus sama,” pungkas Erwandy. (ril/rz)

Berita Terkait

SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Merdeka Fest Yakesma Babel, 39 Pelajar Terima Beasiswa dan Sahabat Pelajar
Wakil Wali Kota Pangkalpinang: Pendidikan Harus Membentuk Karakter dan Iman
Pangkalpinang Usulkan Revitalisasi 55 Sekolah ke Kemendikdasmen untuk 2026, Termasuk Sekolah Swasta
Wawako Puji Gen Z yang Kritis dan Idealis: “Mereka Percaya kepada Pemimpin yang Bisa Membuktikan”
Dessy Berbagi Perjalanan Politik dalam Kuliah Tokoh di Universitas Pertiba
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:52 WIB

SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Merdeka Fest Yakesma Babel, 39 Pelajar Terima Beasiswa dan Sahabat Pelajar

Senin, 26 Januari 2026 - 18:44 WIB

Buka Rakor Pendidikan, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Minta Kepsek Lapor Langsung jika Sarana Rusak

Berita Terbaru

Bisnis

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:58 WIB