Pangkalpinang Didorong Tumbuh Lewat Pembangunan Berbasis Swadaya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, jendelapersada.com — Walikota Pangkalpinang, Saparudin, mendorong skema pembangunan berbasis swadaya untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah dalam pembenahan sektor sosial dan lingkungan. Ia mengajak masyarakat menghidupkan kembali asas gotong royong sebagai solusi konkret pemeliharaan kota.

​Saparudin menyoroti bahwa pembangunan tidak selalu harus bergantung pada APBD yang besar. Ia memberikan ilustrasi sederhana mengenai kekuatan pendanaan kolektif dari masyarakat untuk kegiatan di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Dessy Dorong ASN Muda Bertransformasi ke Birokrasi Modern

​”Kalau tidak ada duit, kita gotong royong. Bayangkan kalau seribu orang menyumbang seribu rupiah, sudah terkumpul satu juta. Kita bisa buat kegiatan untuk masyarakat dan anak-anak kita,” ujar Saparudin dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Bukit Intan, Rabu (24/12/2025).

​Di sektor lingkungan, Saparudin menekankan gotong royong sebagai langkah mitigasi utama di wilayahnya yang memiliki topografi rendah seperti kuali. Ia meminta warga rutin membersihkan drainase untuk mengantisipasi banjir rob. Untuk mendukung aksi ini, Pemkot menyiagakan 95 personel BPBD guna mendampingi warga di tingkat RT/RW.

Baca Juga :  OBITUARI: Selamat Jalan Suhaimi, Insan Pers yang Menapaki Panjangnya Jalan Jurnalistik

​Sementara di sektor sosial, gerakan ini diarahkan pada aksi kemanusiaan seperti pembersihan rumah lansia dan donor darah.

“Kota kalau bersih dan rapi kita senang melihatnya. Tidak perlu mewah, yang penting bersih,” pungkasnya. (ril/rz)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru