Pemerintah Kota Pangkalpinang Gelar Rembuk Adat untuk Perkuat Pelestarian Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3248x1440-1-0-{}-0-24#

0-3248x1440-1-0-{}-0-24#

PANGKAL PINANG, jendelapersada.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang Gelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Rembuk Adat Pemutakhiran Kesatu Perangkat Pemangku Kebudayaan Daerah (PPKD) pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Disdikbud ini secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Juhaini menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya rembuk adat ini, yang ia sebut sebagai momentum krusial untuk memperkuat pelestarian budaya daerah di tengah derasnya arus globalisasi.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam acara yang sangat bermakna ini, dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat pelestarian budaya daerah,” ujar Juhaini.

Ia menegaskan bahwa kebudayaan adalah akar jati diri bangsa, termasuk bagi masyarakat Pangkalpinang yang memiliki kearifan lokal masyarakat Melayu Bangka. “Budaya dan adat istiadat adalah cerminan kearifan lokal yang menjadi perekat kehidupan sosial kita,” sambungnya.

Baca Juga :  Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Juhaini menilai Rembuk Adat ini sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan nilai-nilai budaya lokal. Ia berharap forum ini dapat melahirkan gagasan-gagasan baru dan kesepahaman bersama dalam mengelola potensi budaya, mulai dari seni, tradisi, bahasa, hingga kearifan lokal lainnya.

Komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam mendukung upaya pelestarian budaya juga ditegaskannya. “Hal ini akan menjadi bagian dari misi pembangunan yang akan kita rumuskan paling lama enam bulan ke depan,” kata Juhaini. Komitmen ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Pangkalpinang sebagai Kota SMART (Seimbang, Mapan, Amanah, Rukun, dan Tangguh).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandy, menjelaskan bahwa pemutakhiran PPKD ini merupakan proses penting yang terkait erat dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025–2030.

Baca Juga :  OBITUARI: Selamat Jalan Suhaimi, Insan Pers yang Menapaki Panjangnya Jalan Jurnalistik

“Tiga bulan sebelum RPJMD disahkan, kami harus melakukan pemutakhiran PPKD ini untuk menyusun program-program yang akan dianggarkan dalam RPJMD,” terang Erwandy.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang. Tujuannya adalah untuk menghimpun data sumber daya manusia, lembaga kebudayaan, dan potensi adat baru di daerah.

“Seluruh pokok pikiran kebudayaan dari rembuk yang berlangsung selama dua hari ini akan menjadi landasan kita demi kemajuan kebudayaan daerah,” ujar Erwandy. “Pokok pikiran ini berlaku selama lima tahun hingga 2030.”

Dengan diselenggarakannya Rembuk Adat ini, Pemkot Pangkalpinang berharap dapat memperkuat fondasi kebudayaan daerah, memastikan pelestarian warisan leluhur, dan mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya dalam pembangunan kota yang berkelanjutan. (rz)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru