Peran Guru Tak Tergantikan di Era Digital, Prof Udin: Moralitas Dibentuk Manusia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKAL PINANG,jendelapersada.com – Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin (Udin), menegaskan bahwa peran guru tak tergantikan dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda di tengah kemajuan teknologi, termasuk Kecerdasan Buatan (AI).

Penegasan ini disampaikan walikota dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN), Kamis (30/10/2025), di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang.

Menurut Prof. Udin, ketersediaan informasi dan pengetahuan dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai sumber digital, bahkan dari mesin seperti ChatGPT. Namun, ia menekankan bahwa aspek krusial seperti moralitas dan akhlak hanya dapat dibentuk melalui interaksi manusia, yaitu oleh guru.

Baca Juga :  Wujudkan Pemerataan Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Terima Bantuan Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

“Pengetahuan bisa didapat di mana saja, bahkan dari mesin seperti ChatGPT. Tapi moralitas dan akhlak hanya bisa dibentuk oleh manusia, oleh guru,” tegasnya.

Meskipun menyoroti peran sentral guru dalam moralitas, Prof. Udin tetap mendorong para pengajar untuk aktif dan kreatif menggunakan media sosial serta melek digital.

Menurutnya, di era digital, guru tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga perlu hadir di ruang digital untuk berbagi inspirasi dan meningkatkan citra positif dunia pendidikan.

Baca Juga :  Lepas 69 Guru Umrah VIP, Wali Kota Pangkalpinang: Ini Perjalanan Ibadah, Bukan Sekadar Jalan-Jalan

“Silakan tunjukkan aktivitas positif dan perkembangan pendidikan melalui akun media sosial masing-masing. Gunakan tagar #PGRIMampu, #PGRIHebat, dan #PGRILuarBiasa agar semakin banyak orang tahu peran guru di era digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, keaktifan guru di dunia maya tidak hanya mengangkat nama pribadi, tetapi juga memperkuat citra positif organisasi PGRI secara nasional. Selain media sosial, ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi seperti Kecerdasan Buatan (AI), namun dengan catatan guru harus bijak dalam memanfaatkannya agar bermanfaat bagi proses pembelajaran. (*/is)

Berita Terkait

SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Merdeka Fest Yakesma Babel, 39 Pelajar Terima Beasiswa dan Sahabat Pelajar
Buka Rakor Pendidikan, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Minta Kepsek Lapor Langsung jika Sarana Rusak
Wakil Wali Kota Pangkalpinang: Pendidikan Harus Membentuk Karakter dan Iman
Pangkalpinang Usulkan Revitalisasi 55 Sekolah ke Kemendikdasmen untuk 2026, Termasuk Sekolah Swasta
Wawako Puji Gen Z yang Kritis dan Idealis: “Mereka Percaya kepada Pemimpin yang Bisa Membuktikan”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:52 WIB

SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Merdeka Fest Yakesma Babel, 39 Pelajar Terima Beasiswa dan Sahabat Pelajar

Senin, 26 Januari 2026 - 18:44 WIB

Buka Rakor Pendidikan, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Minta Kepsek Lapor Langsung jika Sarana Rusak

Berita Terbaru

Bisnis

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:58 WIB