PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polda Bangka Belitung memastikan kualitas dan higienitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa di Pangkalpinang melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan pengawasan ahli gizi.
Dapur SPPG Polri yang berlokasi di Taman Sari, Pangkalpinang, setiap hari menyiapkan sekitar 2.700 paket makanan untuk program MBG di lima sekolah sejak beroperasi September lalu.
“Sterilisasi dan kebersihan menjadi prioritas utama dalam proses pengelolaan makanan,” kata Kepala SPPG Polri Polda Babel, Hafiz, dalam pernyataan resminya yang diterima redaksi, Minggu (2/11/2025).
SOP ketat diterapkan mulai dari penerimaan bahan baku, yang meliputi penimbangan, pemilihan kualitas, hingga sterilisasi dengan air garam, hingga kewajiban bagi seluruh petugas pengelola untuk mematuhi SOP, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Hafiz menyebut, perendaman bahan makanan dengan air garam dilakukan untuk menjamin sterilisasi.
Selain itu, SPPG melibatkan ahli gizi dan kesehatan dalam seluruh proses, mulai dari penentuan menu hingga tahap akhir produksi.
“Tim berkoordinasi dengan ahli gizi untuk menentukan menu yang sesuai,” jelas Hafiz.
Keterlibatan ahli gizi semakin intensif pada tahap pemorsian. Ahli gizi memandu pembagian porsi menjadi dua kategori, yakni porsi kecil untuk anak TK hingga kelas 3 SD, dan porsi besar untuk siswa kelas 4 SD hingga kelas 12.
Hafiz juga menyoroti peran penting Tim Dokkes Polda dalam quality control harian.
“Sebelum didistribusikan, diambil terlebih dahulu sampel makanannya oleh ahli gizi bersama Tim Dokkes Polda untuk dilakukan pemeriksaan atau uji makanan guna memastikan kehigienisan dan kelayakan konsumsi,” tegasnya. */rz









