PANGKAL PINANG, jendelapersada.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar Pelatihan Penguatan Kompetensi bagi 122 kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Pangkalpinang di Bangka City Hotel, Selasa (21/10/2025). Pelatihan bertujuan mempertajam fungsi manajerial dan kepemimpinan kepala sekolah guna meningkatkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter siswa.
Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, usai membuka kegiatan menegaskan peran strategis kepala sekolah yang memiliki tiga fungsi utama, yakni manajerial, edukator, dan supervisor.
“Mereka punya tiga fungsi utama: fungsi manajerial, fungsi edukator, dan fungsi supervisi terhadap teman-teman guru,” ujar Dessy kepada wartawan.
Dessy menekankan agar kepala sekolah menerapkan prinsip manajemen modern POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam mengelola satuan pendidikan.
Menurutnya, kemampuan merencanakan program, mengorganisasi staf, melaksanakan, hingga mengawasi adalah kunci efektivitas sekolah.
“Kita berharap dari peningkatan kompetensi ini, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Dampaknya nanti mutu pendidikan meningkat, karakter anak-anak kita lebih baik, dan pada akhirnya melahirkan prestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandi, memandang pelatihan ini sebagai langkah konkret Pemkot untuk memastikan para pemimpin lembaga pendidikan mampu bekerja efektif, inovatif, dan adaptif.
“Kegiatan ini bukan seremonial. Ini adalah upaya konkret untuk memastikan para kepala sekolah mampu mengelola lembaga pendidikan dengan efektif,” ujar Erwandi.
Erwandi juga mengapresiasi komitmen para peserta. Ia menyebutkan, 91 kepala SD dan 31 kepala SMP tersebut tetap antusias mengikuti pelatihan, meskipun saat ini bertepatan dengan pelaksanaan ujian tengah semester (mid semester) di sekolah masing-masing.
“Kami apresiasi komitmen para kepala sekolah. Di tengah kesibukan pelaksanaan ujian mid semester, mereka tetap hadir untuk belajar dan mengasah kemampuan manajerialnya,” tambahnya. (*/is)









