PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, dengan tegas mengingatkan bahaya penyalahgunaan wewenang saat melantik delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kep. Babel pada Jumat (14/11/2025).
Gubernur menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, etika, dan profesionalisme.
Pelantikan yang digelar di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, tersebut dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kep. Babel. Sebanyak delapan ASN yang dilantik terdiri dari satu pejabat pimpinan tinggi pratama serta tujuh pejabat pada posisi administrator dan pengawas.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani secara eksplisit meminta para pejabat baru agar menjaga kepercayaan publik.
“Jabatan yang diamanahkan jangan sampai disalahgunakan. Namun, harus sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku, serta mengedepankan etika,” tegas Gubernur Babel.
Selain integritas, gubernur juga mengingatkan para ASN untuk selalu memegang teguh nilai-nilai profesionalisme dan akuntabilitas dalam menjalankan setiap tugas. Ia menekankan peran ASN sebagai teladan dalam pemerintahan yang bersih.
“Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.
Gubernur Hidayat berharap dengan adanya pelantikan ini, para ASN yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab barunya. Ia juga menyatakan optimisme terhadap dampak positif pelantikan ini.
“Saya percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Babel,” pungkasnya. (ril/ima)
Sumber: babelprov.go.id









