Atasi Banjir Rob, Pemkot Prioritaskan Pengerukan Alur dan Usul Bendung Karet

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, jendelapersada.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi banjir rob yang kerap melanda kawasan pesisir, seperti yang terjadi di Kampung Seberang, Kelurahan Opas Indah pada Minggu (7/12/2025).

Walikota Pangkalpinang, Saparadin, mengatakan pengerukan alur sungai akan menjadi prioritas utama pada tahun 2026.

“Kami akan melakukan pengerukan alur pada tahun 2026 untuk pendalaman sungai. Ini langkah penting untuk mengantisipasi banjir ke depan,” jelas walikota yang akrab disapa Prof Udin saat berdialog dengan warga terdampak.

Baca Juga :  Densus 88 AT, Perkuat Kolaborasi Dengan Kemenag Babel Cegah Radikalisme di Ruang Digital

Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan dan rutin bergotong royong.

Selain pengerukan, Pemkot Pangkalpinang juga telah melobi pemerintah pusat untuk bantuan infrastruktur modern berupa pembangunan bendung karet.

Bendung karet adalah fasilitas berbahan kantong karet yang dapat mengatur permukaan air sungai, yang berfungsi vital dalam mitigasi banjir, irigasi, dan mencegah intrusi air laut.

Prof Udin menambahkan bahwa bantuan tambahan yang diusulkan ke pusat mencakup pompa air kapasitas besar. Ia menegaskan urgensi bantuan ini karena setiap tahun banjir melanda tiga kelurahan, yakni Kelurahan Opas Indah, Rawa Bangun, dan Gedung Nasional.

Baca Juga :  Prof Saparudin Pimpin Upacara HUT ke-54 KORPRI di Kota Pangkalpinang

Prof Udin menyoroti bahwa dampak banjir rob di Pangkalpinang sudah meluas dan terjadi berulang kali.

“Setiap tahun banjir melanda tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Opas Indah, Rawa Bangun, dan Gedung Nasional. Karena itu, kami meminta pemerintah pusat membantu percepatan penanganannya,” tegasnya.

Walikota optimistis, dengan langkah struktural dan dorongan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, penanganan banjir di Pangkalpinang akan jauh lebih efektif dalam beberapa tahun mendatang. (ril/rz)

Berita Terkait

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers
Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!
Arinda Unigraha Apresiasi DISPORA Pangkalpinang, Latih 30 Wirausaha Muda
Bencana Menggetarkan NTT, Mahasiswa Babel dan Lazismu Satukan Langkah Kemanusiaan
Mahasiswa dan LAZISMU Babel Gerakkan Solidaritas, Galang Dana Untuk NTT
Demokrat Pangkalpinang, Bersama Warga Rawabangun Gelar Gotong Royong dan Aksi Sosial
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
LAZISMU Babel dan BEM Universitas Pertiba Bersama Galang Kepedulian untuk NTT dan Kalimantan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 00:58 WIB

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Selasa, 8 September 2026 - 16:16 WIB

Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!

Rabu, 2 September 2026 - 09:04 WIB

Arinda Unigraha Apresiasi DISPORA Pangkalpinang, Latih 30 Wirausaha Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:29 WIB

Mahasiswa dan LAZISMU Babel Gerakkan Solidaritas, Galang Dana Untuk NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Demokrat Pangkalpinang, Bersama Warga Rawabangun Gelar Gotong Royong dan Aksi Sosial

Berita Terbaru

Bisnis

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:58 WIB