PANGKALPINANG, jendelapersada.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menunjukkan keseriusan dalam penanggulangan Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS melalui program skrining massal sepanjang 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan setelah berhasil mengeliminasi malaria pada 2014.
Berdasarkan data pemkot, skrining TB telah dilakukan terhadap 5.317 orang, dengan hasil temuan 658 orang penderita yang selanjutnya mendapat penanganan.
Sementara itu, untuk skrining HIV, Pemkot telah memeriksa 5.585 orang atau mencapai 92,3 persen dari target. Dari jumlah tersebut, ditemukan 98 orang positif HIV, dengan 20 di antaranya telah memasuki fase AIDS.
Atas upaya nyata tersebut, Pemkot Pangkalpinang diganjar penghargaan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes). Penghargaan diterima langsung oleh Walikota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, di Solo, Selasa (21/10/2025) malam.
“Capaian tersebut merupakan buah kerja keras dan kerja tim dari Dinas Kesehatan Pangkalpinang,” kata Prof Udin.
Ketua Umum Adinkes, dr. M. Subuh, turut mengapresiasi komitmen kuat Pangkalpinang dalam program pencegahan dan pengendalian tiga penyakit menular global tersebut. *rz









