Wawako Akui Banjir Rob Tahun Ini Lebih Luas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​PANGKALPINANG, jendelapersada.com – Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengakui bahwa fenomena banjir rob tahun ini menunjukkan tren yang lebih mengkhawatirkan dibandingkan periode sebelumnya. Perubahan cuaca yang drastis menjadi faktor utama meluasnya cakupan wilayah yang terendam air pasang.

​Dessy menjelaskan bahwa meski banjir rob merupakan fenomena rutin tahunan, intensitas kali ini jauh lebih besar. Hal ini berdampak pada lebih banyak kepala keluarga yang membutuhkan bantuan darurat.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus mendampingi warga yang terdampak bencana.

​“Banjir rob memang terjadi setiap tahun, tetapi tahun ini terasa lebih besar karena kondisi cuaca yang semakin ekstrem. Meski demikian, pemerintah kota tidak akan berdiam diri. Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang ditimpa musibah,” ujar Dessy Ayutrisna di sela-sela meninjau langsung penyaluran 183 paket bantuan logistik dari Kementerian Sosial bagi warga Kelurahan Pasir Putih yang terdampak banjir rob, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga :  Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram

​Mitigasi

​Selain menyalurkan bantuan berupa kasur, selimut, hingga makanan siap saji, wawako juga memberikan imbauan langsung kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri. Ia meminta masyarakat lebih proaktif dalam mengamankan aset-aset berharga sebelum debit air meningkat.

​”Kami mengimbau warga untuk mengamankan dokumen penting seperti ijazah, akta kelahiran, dan surat berharga lainnya. Jika perlu, titipkan ke rumah saudara atau tempat yang lokasinya lebih aman,” tuturnya.

Baca Juga :  Bencana Menggetarkan NTT, Mahasiswa Babel dan Lazismu Satukan Langkah Kemanusiaan

​Kehadiran pemkot di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada bantuan logistik. Dessy menegaskan bahwa Walikota Pangkalpinang, Saparudin, tengah memperjuangkan solusi infrastruktur ke tingkat pusat. Salah satu yang diusulkan adalah pembangunan bendung karet melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

​”Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar usulan bendung karet ini disetujui pusat,” pintanya.

Dessy menambahkan bendung karet merupakan solusi jangka panjang yang diupayakan agar dampak banjir rob bisa diminimalisir secara signifikan di masa mendatang. (ril/rz)

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi
BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana
Petugas Amankan Bungkusan Alat Kontrasepsi saat Razia Penginapan dan Kos di Pangkalpinang
KWT di Pangkalpinang Kembangkan Sawi, Selada, dan Seledri
Tepis Titipan Jabatan, Bupati Bangka Tegaskan Promosi Pejabat Berdasarkan Rekam Jejak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Banjir Rob dan Abrasi Ancam Pesisir Batu Belubang, BPBD Babel Perkuat Mitigasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:37 WIB

BPBD Bangka Belitung Dorong Jalur Evakuasi dan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Hadapi Bencana

Berita Terbaru