Pangkalpinang,jendelapersada.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang memastikan mekanisme pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) akan tetap dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung. Kebijakan ini sekaligus membatalkan wacana sebelumnya yang hendak menerapkan sistem seleksi atau tes.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, usai memimpin Rapat Koordinasi bersama Camat se-Kota Pangkalpinang di Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota, Senin (26/01/26).
“Alhamdulillah, hari ini saya rapat koordinasi bersama camat se-Kota Pangkalpinang terkait pemilihan RT dan RW. Jadi, kemarin kita ada rencana melakukan pemilihan RT dan RW melalui tes,” ujar Saparudin.
Namun, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini menjelaskan bahwa rencana tersebut urung dilaksanakan setelah melalui proses harmonisasi regulasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham). Hasil kajian hukum menekankan pentingnya unsur demokrasi di tingkat akar rumput.
“Ternyata dari hasil harmonisasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM menyatakan bahwa pemilihan RT dan RW aturannya bisa disetarakan dan harus melibatkan masyarakat,” jelasnya.
Menindaklanjuti hasil harmonisasi tersebut, Pemkot Pangkalpinang memutuskan untuk kembali menggunakan Peraturan Wali Kota (Perwako) yang lama sebagai payung hukum. Saparudin menegaskan, pemilihan akan segera digelar dalam waktu dekat dengan mekanisme partisipatif.
“Artinya kita menggunakan Perwako yang lama. Pemilihan RT dan RW tetap melibatkan masyarakat dan akan segera kita laksanakan,” tegasnya.
Capaian Program 100 Hari Kerja
Selain membahas dinamika pemilihan perangkat lingkungan, Saparudin juga memaparkan perkembangan program 100 hari kerja pemerintahannya. Ia bersyukur hampir seluruh target prioritas telah berhasil direalisasikan.
Saat ini, fokus pemerintah tinggal menuntaskan satu program yang masih dalam proses, yakni penyaluran bantuan bagi nelayan.
“Capaian program 100 hari kerja hampir terlaksana semuanya. Tinggal satu dalam waktu dekat ini, yaitu bantuan nelayan. Bantuan nelayan akan segera kami kucurkan bulan ini,” pungkas Saparudin. (ril/rz)









