Ibu Hamil Sehat, Generasi Bebas Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, jendelapersada.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang mengajak para ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan sejak masa awal kehamilan sebagai langkah penting mencegah stunting pada anak.

Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan pencegahan stunting tidak bisa dilakukan setelah anak lahir, tetapi harus dimulai dengan menjaga kondisi fisik dan psikologis ibu hamil. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu sejak masa kehamilan.

“Kesehatan harus dijaga sejak awal kehamilan. Kalau ibunya bahagia, bayinya juga bahagia. Maka peran suami dan keluarga sangat penting dalam menjaga kondisi psikologis ibu hamil,” ujar Dessy, dalam kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat yang digelar di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  Puluhan Balita dan Ibu Hamil di Pangkalbalam Terima Paket Nutrisi Cegah Stunting

Ia mengimbau agar setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan secara rutin sebanyak enam kali selama kehamilan, termasuk dua kali USG, serta memperhatikan asupan gizi seimbang. Selain itu, aktivitas seperti senam hamil, yoga, dan edukasi gizi juga dinilai penting untuk menjaga kebugaran dan kesiapan menjelang persalinan.

Baca Juga :  Pemkot Pangkalpinang Bakal Evaluasi Manajemen RSUD Depati Hamzah

“Nutrisi, pemeriksaan rutin, dan kebahagiaan ibu menjadi kunci agar bayi lahir sehat,” tambahnya.

Wakil Walikota Pangkalpinang berharap kegiatan Gerakan Ibu Hamil Sehat dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran ibu dalam melahirkan generasi sehat dan bebas stunting. Pemerintah juga berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan dalam memperkuat program kesehatan ibu dan anak di Kota Pangkalpinang. (ril/rz)

Sumber : Diskominfo

Berita Terkait

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual
Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih
BHD di DPRD Babel: Hadapi Henti Jantung, Menit Pertama Jadi Penentu
Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH
Cakupan Kesehatan Capai 99,86 Persen, Pemkot Pangkalpinang Raih UHC Award 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:19 WIB

Bukan Buahnya, Kulit Pisang Ambon Kini Diolah Jadi Permen Soft Candy, Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi

Senin, 2 November 2026 - 21:13 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Bekali Kader Posyandu, Jahe dan Serai Ternyata Bisa Jadi Produk Bernilai Jual

Selasa, 29 September 2026 - 20:26 WIB

Bukan Sekadar Gizi, Lazismu Babel Bidik Stunting Lewat Air Bersih

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WIB

BHD di DPRD Babel: Hadapi Henti Jantung, Menit Pertama Jadi Penentu

Kamis, 24 September 2026 - 01:14 WIB

Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji

Berita Terbaru