Hari Santri di Mataram, Mendikdasmen Serukan Peningkatan Praktik Pendidikan Inklusi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, jendelapersada.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus meningkatkan praktik pendidikan inklusi di Indonesia.

Seruan ini disampaikannya saat mengunjungi Lentera Hati Islamic Boarding School di Mataram, NTB, dalam rangka Hari Santri Nasional 2025, Rabu (22/10/2025).

Pendidikan inklusi merupakan sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, terlepas dari kondisi fisik, intelektual, sosial, emosional, atau latar belakang lainnya, untuk belajar bersama-sama dalam satu lingkungan sekolah reguler (sekolah umum). Prinsip dasar dari pendidikan inklusi adalah meniadakan diskriminasi dan menyediakan lingkungan belajar yang ramah untuk semua.

Baca Juga :  Sukseskan Program Pemerintah, 800 Peserta Ikuti Transmigrasi Yogja Fun Run 2025

Mendikdasmen memuji sekolah tersebut sebagai bukti nyata bahwa pendidikan adalah proses memuliakan manusia.

 “Janganlah kita memandang manusia hanya karena fisik dan kekurangannya. Terimalah mereka dengan apa adanya,” tegas Mu’ti. “Apapun keadaan fisiknya, mereka berhak mendapat layanan pendidikan yang terbaik sehingga mereka tumbuh dan berkembang menjadi generasi Indonesia yang hebat.”

Abdul Mu’ti mengapresiasi praktik baik pendidikan inklusi di Pesantren Lentera Hati.

“Pendidikan inklusi yang ada di lembaga pendidikan ini menjadi bukti nyata tumbuhnya rasa kemuliaan tersebut dan bagaimana kita menghargai sebuah kekurangan menjadi potensi yang harus dikembangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Realisasi APBD Nasional Terendah, Menkeu Purbaya Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menerima penghargaan “YAI Menteri” dari sekolah tersebut atas dedikasinya dalam kebijakan pemajuan pendidikan dan kiprahnya di bidang keagamaan.

Penghargaan diserahkan kepada Mendikdasmen melalui cendera mata yang dibawakan langsung oleh para peserta didik disabilitas dari sekolah tersebut.

Pimpinan Pesantren Lentera Hati, Muazar Habibi, berharap kehadiran menteri dapat mendorong sekolahnya untuk menerima program Revitalisasi Sekolah dari kementerian. */ima

Penulis : Ima

Editor : Ima

Sumber Berita: Kemendikdasmen RI

Berita Terkait

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers
Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!
SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi
Arinda Unigraha Apresiasi DISPORA Pangkalpinang, Latih 30 Wirausaha Muda
Bencana Menggetarkan NTT, Mahasiswa Babel dan Lazismu Satukan Langkah Kemanusiaan
Mahasiswa dan LAZISMU Babel Gerakkan Solidaritas, Galang Dana Untuk NTT
Demokrat Pangkalpinang, Bersama Warga Rawabangun Gelar Gotong Royong dan Aksi Sosial
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 00:58 WIB

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Selasa, 8 September 2026 - 16:16 WIB

Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!

Minggu, 6 September 2026 - 21:52 WIB

SALUT Mega Cendekia Dorong Mahasiswa Aktif Kembangkan Potensi

Rabu, 2 September 2026 - 09:04 WIB

Arinda Unigraha Apresiasi DISPORA Pangkalpinang, Latih 30 Wirausaha Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:29 WIB

Mahasiswa dan LAZISMU Babel Gerakkan Solidaritas, Galang Dana Untuk NTT

Berita Terbaru

Bisnis

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:58 WIB