JAKARTA, jendelapersada.com — Industri wisata kebugaran dan kesehatan (wellness tourism) di Indonesia kini tampil dengan wajah baru yang tidak hanya mengedepankan kemewahan, tetapi juga inklusivitas.
Terbukti pada Malam Apresiasi Wonderful Indonesia Wellness 2025 yang bertajuk “Wellness Tourism Appreciation Night 2025”, diselenggarakan oleh Perkumpulan Pelatih dan Instruktur Wellness, SPA dan Kecantikan Indonesia (PILAR WELLSKIN) bersama Yayasan Cipta Wellness Indonesia.
Acara yang dipusatkan di Jakarta ini menjadi penanda pengakuan resmi terhadap institusi dan individu yang telah berkontribusi signifikan, mulai dari penyedia layanan spa tradisional hingga resor bintang lima.
Pada Kategori Industri, penghargaan disabet oleh properti-properti yang dianggap terbaik dalam memberikan pengalaman wellness holistik. Revivo Wellness Resort berhasil dinobatkan sebagai Best Luxury Wellness Resort. Sementara predikat Best Wellness Resort diraih oleh dua nama, yaitu Adiwana Svarga Loka dan Bali Mountain Retreat.
Untuk layanan di jantung kota, Episode Hotel menerima penghargaan Best Wellness Urban Hotel. Pengalaman spa di perkotaan terbaik, atau Best Urban SPA & Wellness Experience, diberikan kepada Aarti Wellness, Sandjong Wellness, dan Plume Wellness.
Penghargaan Best Authentic Traditional Wellness Center diberikan kepada Kayu SPA, yang menonjolkan kearifan lokal. Sementara itu, Griya Sehat diapresiasi sebagai Rapid Growth Wellness Center, dan Pacific International Beauty Institute (PIBI) diakui sebagai lembaga pelatihan wellness terbaik.
Terapis Disabilitas
Aspek inklusivitas menjadi poin yang sangat ditekankan, menunjukkan komitmen sektor ini terhadap semangat SDGs. Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin) dianugerahi Penyelenggara Penyedia Disabilitas Terbaik, dan Kokuo Family Massage dan Reflexology menerima penghargaan sebagai Industri Wellness yang Menyerap Tenaga Disabilitas Terbanyak.
Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa Inisiatif Profesional Wellness Disabilitas merupakan langkah strategis untuk menjadikan sektor pariwisata Indonesia semakin inklusif.
Di antara para profesional, Ignatius Tuntas Wijaya dan Andry Prayogo diakui sebagai Best Disabilitas Therapist, sementara Dewi Winarti Roro Santi dinobatkan sebagai Best Wellness Social Entrepreneur Specialist Disabilitas.
Di Kategori Profesi, praktisi terbaik Reni Indiawati dari InterContinental Bali Sanur Resort meraih penghargaan bergengsi sebagai Best SPA Therapist. Penghargaan Best Wellness Practitioner diberikan kepada Hendra Lim, dan Best Wellness Coach diraih oleh Dewi Jackson.
Pnghargaan khusus juga diberikan kepada LSP Parnasa Pariwista Flores sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) penyelenggara peserta disabilitas terbanyak di bidang SPA. (*/ima)









