Bela Ibu dari Amukan Ayah Tiri, Pemuda Tempilang Ditusuk Pisau Berkarat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA BARAT, jendelapersada.com — Sebuah insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung penganiayaan berat mengguncang Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Bangka Barat, pada Selasa (25/11/2025) malam. Zelky Pratama (20) harus dilarikan ke puskesmas setelah diduga ditusuk di bagian perut oleh ayah tirinya, Za (38), usai berusaha membela sang ibu dari amukan pelaku.

Peristiwa naas di Gang Rasyid tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Aksi penusukan ini bukan terjadi tanpa pemicu. Ironisnya, insiden dipicu oleh hal sepele, yakni pelaku yang tengah makan malam merasa tersinggung ketika istrinya, Heni (ibu korban), sedang memarahi anaknya yang masih kecil. Rasa tersinggung itu dilampiaskan pelaku dengan membanting piring hingga menimbulkan keributan.

Baca Juga :  Mulai Januari 2026, Pelaku Pidana Tertentu di Pangkalpinang Jalani Kerja Sosial

Mendengar kegaduhan tersebut, korban, Zelky Pratama, bergegas mendatangi lokasi dan berupaya menenangkan situasi. Dalam upaya tersebut, korban juga bermaksud membela ibunya yang berada dalam situasi tertekan akibat emosi pelaku. Namun, tindakan heroik Zelky justru memicu emosi Za semakin tak terkendali.

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung mencabut pisau berkarat yang diselipkan di pinggangnya dan seketika menusukkan senjata tajam tersebut ke perut kanan korban. Luka tusuk yang dialami korban dilaporkan sedalam sekitar 6 cm. Setelah melancarkan aksinya, pelaku segera melarikan diri ke arah belakang rumah dan hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca Juga :  Udin-Dessy Tinjau Fasilitas Baru Polresta Pangkalpinang, Dukung Penuh Pelayanan Satu Pintu

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sekaligus penganiayaan berat. Pelakunya adalah ayah tiri korban dan saat ini dalam pengejaran,” ujar Ps. Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha SH SIK, Rabu (26/11/2025).

Polisi membeberkan bahwa hubungan antara korban dan pelaku telah lama diwarnai ketegangan dan pertengkaran. Bahkan, pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas setempat disebut telah beberapa kali turun tangan untuk melakukan mediasi.

Saat ini, korban telah mendapat perawatan intensif dan dibawa ke rumah keluarga di desa lain, bersama ibunya untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan. (ril/ima)

Berita Terkait

Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji
PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers
Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!
BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan
LAZISMU Babel dan BEM Universitas Pertiba Bersama Galang Kepedulian untuk NTT dan Kalimantan
Marianto: Reses Bukan Sekadar Rutinitas, Aspirasi Warga Harus Jadi Dasar Pembangunan
Densus 88 AT, Perkuat Kolaborasi Dengan Kemenag Babel Cegah Radikalisme di Ruang Digital
Polisi Ringkus AB, Pria Bejat Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:14 WIB

Gedung DPRD Babel Bukan Sekadar Ruang Politik, Kesiapan Hadapi Darurat Mulai Diuji

Jumat, 11 September 2026 - 00:58 WIB

PJS Dan PWI Bateng Perkuat Sinergi Pers

Selasa, 8 September 2026 - 16:16 WIB

Kapolresta Kunker ke Polsek Gerunggang, Ivan Donny Soroti 16 Kasus Kebakaran: Warga Diminta Jangan Lalai!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:26 WIB

BEM Pertiba Gerak Bersama, Galang Dana Peduli NTT dan Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:36 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Universitas Pertiba Bersama Galang Kepedulian untuk NTT dan Kalimantan

Berita Terbaru